BATAM – Mengawali Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Taklim Al Firdaus Muka Kuning Paradise, Batu Aji, menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) khusus muslimah sebagai sarana memperdalam ilmu agama dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini diisi dengan beragam agenda keagamaan, di antaranya ceramah agama oleh para ustaz dan ustazah, parade sholawat antar Majelis Taklim tingkat RT, serta pembagian santunan bagi dhuafa dan anak yatim.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua DKM Ustaz Munawar, Ketua Yayasan Aji Wibowo, serta Pembina Yayasan yang juga Anggota DPRD Kota Batam, Warya Burhanuddin.
Dalam sambutannya, Warya Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan pesantren kilat dengan baik dan penuh dedikasi.
“Kita sebagai umat Islam diwajibkan untuk melakukan setiap pekerjaan secara baik dan profesional. Ini juga sebagai bentuk pengamalan ayat Allah dalam Surah Al-Mulk ayat 2,” ujarnya.
Ia kemudian mengutip makna ayat tersebut, bahwa Allah menciptakan kehidupan dan kematian untuk menguji siapa di antara hamba-Nya yang paling baik amalnya.
Menurutnya, ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap Muslim harus berusaha melakukan yang terbaik sesuai kemampuan maksimal yang dimiliki.
“Kalau dalam pelaksanaannya masih ada yang belum sempurna, sesungguhnya Allah Maha Sempurna. Jika ada yang belum tepat, Allah Maha Pengampun. Karena itu, jangan pernah takut untuk terus berbuat kebaikan,” tambahnya.
Pesantren kilat ini menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya, yakni Ustaz Dr. Zenal Satyawan, Lc., MA, anggota MUI Kota Batam, serta Ustazah Ummu Maryam, Lc., staf pengajar Baitul Hikmah Kota Batam.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman agama sekaligus menumbuhkan semangat beribadah selama Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, Majelis Taklim Al Firdaus berharap para muslimah dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.***
Tags: Warya Burhanuddin





