GuidePedia

0

BATAM -- DPRD Kota Batam meminta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam agar merealisasikan perbaikan jalan utama menuju Puskesmas Lubuk Baja tahun ini.

Kondisi jalan menuju Puskesmas Lubuk Baja itu sudah rusak parah dan sangat berbahaya bagi warga yang melintas.

Anggota Komisi III DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rohaizat mengatakan, akses jalan tersebut tidak hanya digunakan warga yang ingin berobat ke Puskesmas Lubuk Baja saja, melainkan jalan utama menuju permukiman warga di Kampung Agas, Kelurahan Tanjung Uma.

"Perbaikan jalan ini sudah urgen karena sudah sangat berbahaya. Akses jalan ini tidak hanya ke Puskesmas Lubuk Baja saja, ada juga pemukiman Kampung Agas dan ada juga masjid," kata Rohaizat usai memimpin rapat serapan anggaran bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air di Komisi III DPRD Kota Batam, Rabu (27/7/2022).

Dalam rapat evaluasi serapan anggaran tersebut, kata dia, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam Yumasnur menyampaikan, bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam sedang mengalami defisit.

Akibatnya, sejumlah rencana kerja atau renja organisasi perangkat daerah (OPD) dilakukan rasionalisasi anggaran, termasuk untuk peningkatan infrastruktur jalan di Kota Batam.

"Usulan perbaikan jalan ini sudah pernah kami sampaikan atau usulkan ke dinas yang bersangkutan. Dan memang sudah dimasukkan di APBD. Tapi karena defisit anggaran, khawatirnya usulan ini dirasionalisasi, intinya ditunda," kata Sekretaris Fraksi PKS DPRD Batam ini.

Rohaizat kembali menegaskan, pihaknya sangat mendukung langkah pemerintah daerah yang melakukan pelebaran jalan-jalan di Kota Batam.

Namun, pria yang akrab disapa Pak Long ini juga meminta agar akses jalan utama menuju Puskesmas Lubuk Baja harus menjadi prioritas dan terealisasi tahun ini.

"Puskesmas ini juga kan tempat publik, jadi sangat tidak layak jika jalan rusak parah. Apalagi keberadaan Puskesmas Lubuk Baja ini menjadi fasilitas pelayanan kesehatan bukan warga Tanjung Uma saja, tapi untuk warga di lima kelurahan," ujarnya.

Posting Komentar

 
Top