GuidePedia

0
Sekretaris DPD PKS Kota Batam Warya Burhanuddin (depan) dan Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Batam Amri (di belakangnya) mengikuti Senam Nusantara di Belakang Padang

BELAKANG PADANG -- Jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam dan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) se-Kota Batam menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Pulau Belakang Padang, Sabtu (16/7/2022).

Mereka adalah Sekretaris DPD PKS Kota Batam Warya Burhanuddin, Ketua RKI Kota Batam Siti Nurul Syamsiyah, para ketua serta pengurus RKI kecamatan yang ada di Pulau Batam. Ada juga Ketua RKI Kepri Syafniar.

Mereka menempuh perjalanan laut dengan boat pancung dari Pelabuhan Pengumpan Sekupang di Pulang Batam menuju Pulau Belakang Padang. 

Selain rombongan dari Pulau Batam, acara pun dihadiri Ketua DPC PKS Belakang Padang Muhammad Kadri, Ketua RKI Belakang Padang Mariani, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Batam Amri, dan Anggota Fraksi PKS DPRD Provinsi Kepri Muhammad Syahid Ridho.

"Alhamdulilah Pak Amri ini merupakan Anggota Dewan dari PKS yang pertama pada tahun 1999," ujar Warya.

Warya bercerita dan menirukan ucapan Amri saat berkampanye.

"Kejayaan PKS Kota Batam diawali dari Belakang Padang. Kampanye PKS tahun 1999 dilakukan di Lapangan Indra Sakti dekat pelabuhan Belakang Padang. Sebagai Juru Kampanye saat itu adalah Bapak Amri Beddu. Beliau mengatakan, 'Saya lahir di Belakang Padang, saya akan besarkan Belakang Padang, dan saya pun berharap meninggal dunia di Belakang Padang'."

"Dan terbukti, dari Belakang Padang ini lahir anggota dewan yaitu Amri sendiri (Anggota DPRD Kota Batam) dan Muhammad Syahid Ridho Anggota DPRD Kepri," bangga Warya.

Memperjuangkan kemajuan untuk Belakang Padang ini membutuhkan energi yang cukup besar, oleh karena itu yang paling tepat menjadi wakil rakyat Belakang Padang adalah anak-anak muda yang masih memiliki energi yang tinggi. 

"Keduanya adalah Bang Ridho (Muhammad Syahid Ridho Anggota DPRD Provinsi Kepri) dan Bang Kadri (Muhammad Kadri Ketua DPC PKS Belakang Padang)," katanya lagi.

Belakang Padang merupakan kecamatan kepulauan yang terdiri dari 108 pulau dengan 43 pulau berpenghuni dan 65 pulau tidak berpenghuni.

"Hamparan wilayah belakang padang ini hanya mampu dijelajahi anak muda yang memiliki semangat tinggi," ujar Warya lagi. 

"Harganas yang dilakukan oleh RKI, yang bertempat di Belakang Padang ini kita jadikan sebagai momentum kebangkitan PKS di Belakang Padang!" tegas Warya.

Posting Komentar

 
Top