GuidePedia

0

BATAM -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam 2022 yang digelar di Aula Wisma Batam, Ahad (27/3/2022) merumuskan tujuh rekomendasi politik.

Salah satu rekomendasi yang lahir adalah memunculkan empat nama untuk diusung pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Ketua DPD PKS Kota Batam Yusuf mengatakan, hasil rekomendasi Rakerda PKS Batam 2022 ini mengulas kondisi kekinian sosial dan ekonomi masyarakat Batam dan kinerja pemerintah dengan ex-Officio Badan Pengusahaan Batam (BP Batam).

"Semoga rekomendasi ini dapat berkontribusi dalam kebijakan pemerintah yang pro rakyat," ujar Anggota DPRD Kepri ini.

Sekretaris DPD PKS Kota Batam Warya Burhanuddin menambahkan, Rakerda 2022 mengambil tema Semangat Transformasi dan Kolaborasi Menuju Kemenangan PKS Batam 2024.

Warya berharap tema tersebut memberikan pesan kepada masyarakat bahwa PKS terus melakukan perbaikan, beradaptasi, dan berkolaborasi untuk melayani masyarakat.

Pada Rakerda kali ini, lanjutnya, PKS Batam menggelar penampilan kesenian tradisional dan memberikan penghargaan kepada empat pembina terbaik PKS 2022 dan tiga tokoh inspiratif 2022 dari kalangan non-parpol.

Diberikannya penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi PKS dan dapat menjadi energi yang menginspirasi masyarakat untuk bersama berkontribusi.

"Mari berkontribusi bersama PKS dan menjadi solusi untuk melayani masyarakat. PKS juga memberi ruang kreasi dan panggung gagasan bagi anak muda untuk berkolaborasi," katanya.

Berikut rekomendasi PKS Batam dalam Rakerda 2022.

1. Kebijakan ex-Officio Wali Kota Batam sebagai Kepala BP Batam adalah kebijakan yang tepat, karena mampu mensinergikan dua institusi yakni Pemko Batam dan BP Batam menjadi dua mesin pembangunan Batam yang efektif, sehingga mampu membawa kemajuan Batam dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyakarat.

Karenanya, PKS Batam mendorong pemerintah pusat untuk tetap mempertahankan kebijakan Wali Kota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam pasca 2024.

2. Meski ekonomi sudah mulai membaik, seiring terkendalinya pandemi Covid-19, namun PKS Batam melihat perlu adanya kebijakan dari Pemerintah Kota Batam yang menyentuh langsung kepada masyarakat khususnya masyarakat kecil guna penguatan ekonomi dan ketahanan keluarga, seperti pemberian bantuan usaha, penyediaan lapangan kerja, dan langkah lainnya yang dibutuhkan masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19.

3. PKS Batam mendorong agar segera dibuat peraturan daerah tentang ketahanan pangan sebagai regulasi yang mengatur bagi pemerintah daerah dalam merumuskan program dan kegiatan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Batam.


PKS Batam juga mendorong pemerintah agar lebih peduli dan berpihak kepada para petani dan nelayan yang jumlahnya ribuan di Batam. Para petani dan nelayan tersebut, merupakan garda depan penyediaan kebutuhan pokok masyarakat dan ketahanan pangan di Batam.

4. PKS Batam mendorong Pemerintah Kota Batam memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pelaksanaan dan pengawasan keselamatan kerja dan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak di Kota Batam.

5. PKS Batam mengajak pemuda di Kota Batam untuk bersama-sama dan bersatu padu dengan segenap potensi yang dimiliki untuk peduli dan berkontribusi kepada pembangunan dan kemajuan kota batam tercinta.

6. PKS Batam mendorong agar sebelum kepemimpinan Wali Kota Batam/Kepala BP Batam berakhir, permasalahan perkampungan tua di Kota Batam sudah diselesaikan.

7. Dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilkada Kota Batam 2024, PKS Batam siap memberikan dan mewakafkan anggota terbaiknya untuk menjadi pemimpin dan Kepala Daerah Kota Batam guna melanjutkan estafeta kepemimpinan Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad. Anggota terbaik PKS Batam tersebut adalah Bahktiar, Raden Hari Tjahyono, Suryani, dan Yusuf.

Posting Komentar

 
Top